konsultasi cerai gratis, pengacara perceraian, pengacara bandung
KANTOR HUKUM

Kantor Hukum Asep Arif Hamdan dan Rekan

Cara dan Syarat Pengajuan Isbat Nikah di Pengadilan Agama

Apa Itu Isbat Nikah?

Pengesahan perkawinan atau biasa disebut isbat nikah merupakan cara yang dapat ditempuh oleh orang yang sudah menikah akan tetapi pernikahannya tidak tercatat di Kantor Urusan Agama sehingga berakibat pernikahan tersebut tidak diakui oleh negara. Isbat nikah ini biasanya diajukan oleh orang yang menikah sebelum adanya undang-undang perkawinan (tahun 1974) dikarenakan sebelum adanya undang-undang tersebut, pernikahan memang tidak dicatat di kantor urusan agama seperti saat ini.

Disamping itu, pengesahan pernikahan atau isbat nikah juga biasanya diajukan oleh orang dengan berbagai macam alasan seperti hilangnya akta nikah, adanya keraguan tentang sah atau tidaknya salah satu syarat perkawinan, perkawinan dibawah tangan misalnya karena sudah hamil terlebih dulu, tidak mempunyai biaya untuk mencatatkan pernikahan di KUA, poligami tanpa izin atau bahkan karena belum mengetahui bahwa sebuah pernikahan harus dicatatkan di Kantor Urusan Agama (KUA).

Apapun sebab musababnya, dengan tidak dicatatnya pernikahan agan sista tersebut, maka nantinya akan dapat menyulitkan agan sista atau keturunan agan sista saat mengajukan beberapa keperluan administrasi seperti saat ingin membuat akta kelahiran anak, pendaftaran ibadah haji, pencairan dana pensiunan PT Taspen, penetapan ahli waris dan keperluan-keperluan administrasi lainnya.

mengajukan isbat nikah, isbat nikah di pengadilan agama, pengesahan perkawinan, pengesahan pernikahan, cara mensahkan perkawinan

Syarat Isbat Nikah Apa Saja?

Nah, bagi agan sista yang ingin mengajukan isbat nikah ke Pengadilan Agama, berikut kang asep informasikan persyaratannya sebagai berikut :

  1. Photocopy KTP (Pemohon dan Termohon).
  2. Photocopy Kartu Keluarga(KK).
  3. Surat keterangan tidak tercatat dari KUA tempat pernikahan.
  4. Surat keterangan kematian (Jika salah satu ada yang sudah meninggal dunia).
  5. Kartu Identitas Pensiun serta SK terakhir bagi PNS.

Disamping persyaratan tersebut diatas, agan sista juga harus membuat surat permohonan isbat nikah. Jika agan sista belum bisa membuat surat permohonan tersebut, silahkan datang saja langsung ke bagian Posbakum Pengadilan Agama yang bersangkutan dengan terlebih dahulu menyiapkan data-data pernikahan agan sista dahulu seperti alamat tempat pernikahan, nama wali, nama saksi, mas kawin serta nama anak dan tanggal lahir anak (jika saat ini agan sista sudah mempunyai anak).

Oh iya, permohonan isbat nikah ini selain dapat diajukan oleh agan sista secara langsung, dapat pula diajukan oleh orang yang berkepentingan terhadap sahnya pernikahan agan sista serta anak dan wali agan sista sendiri. Hal ini sesuai dengan pasal 7 ayat (4) Kompilasi Hukum Islam yang berbunyi “Yang berhak mengajukan permohonan itsbat nikah ialah suami atau isteri, anak-anak mereka, wali nikah dan pihak yang berkepentingan dengan perkawinan itu”.

Meskipun demikian, ada baiknya pengajuan isbat nikah di pengadilan agama ini diajukan secara langsung oleh agan sista sendiri. Dan jika agan sista tidak mau repot ngurus segala sesuatunya, silahkan agan sista serahkan saja ke pengacara. Biarkan pengacara mengerjakan segala sesuatunya untuk agan sista dan agan sista tinggal terima beres saja.

Baca Juga : Ini Dia Besaran Jasa Advokat Pengacara Saat Ini

One Response

Tulis Komentar